Hujan dan Senja #1

Senja: Kau ke mana saja dua pekan ini? Tidak menemuiku.

Hujan: Aku sedang libur bertugas, sejenak. Rindu?

Senja: Aku? Rindu? Dasar aneh, mana mungkin aku rindu padamu, aku hanya merasa asing saja.

Hujan: Mengapa? Bukankah lebih baik jika aku tak hadir? Warnamu jauh lebih indah, jingga bahkan merah saga.

Senja: Kehadiranmu memang menghapus warnaku?

Hujan: Aku hadir mencipta kelabu, menodai cerahmu, membuat suram. Nanti romantismu hilang, tersapu angin yang kubawa. Tanpaku kau bisa menikmati kopi tanpa takut cepat dingin, atau mungkin jus buah yang menyegarkan.

Senja: Jangan sering-sering tak menyapaku, meski sebentar.

***Bersambung***

Satu tanggapan untuk “Hujan dan Senja #1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s