Kotaku, 03 September 2020

boleh aku menulis surat untukmu? jika berkenan, aku akan menuliskannya tepat di penghujung hari, saat petang dan lekat ada dalam satu genangan, dan saat malam mengiring mimpi yang mengangkasa. jika iya, atau kau mengizinkannya; aku akan menuliskannya sekarang. ... kotaku, awal September ditahun duapuluh. akhir pekan malam dingin semakin merasuk hujan yang raib menjejakan bekas … Lanjutkan membaca Kotaku, 03 September 2020

Hujan dan Senja #2

Hujan: Kau suka kopi? Senja: Suka. Kau juga kan? Hujan: Iya, tapi aku tidak terlalu suka cokelat. Tidak sepertimu. Senja: Ada yang salah dari cokelat? Hujan: Tidak, aku hanya tidak suka. Terlalu manis. Senja: Dasar aneh, manis itu banyak dicari oleh hampir semua makhluk. Hujan: Tidak untukku, mungkin terlalu manis bisa membuatku muak. Membuat indera … Lanjutkan membaca Hujan dan Senja #2

Hujan dan Senja #1

Senja: Kau ke mana saja dua pekan ini? Tidak menemuiku. Hujan: Aku sedang libur bertugas, sejenak. Rindu? Senja: Aku? Rindu? Dasar aneh, mana mungkin aku rindu padamu, aku hanya merasa asing saja. Hujan: Mengapa? Bukankah lebih baik jika aku tak hadir? Warnamu jauh lebih indah, jingga bahkan merah saga. Senja: Kehadiranmu memang menghapus warnaku? Hujan: … Lanjutkan membaca Hujan dan Senja #1

Hati Perempuan #part 2

Seperti hari, ia berlalu, pergi begitu cepat. Seperti waktu; ah sama saja. Sebenarnya, sukar bagiku untuk melupa, karena ini perkara hati dan pikiran. Tidak mudah bagiku untuk merobek sisa-sisa representasi kenangan di dalam ruang itu. Tidak cukup mudah. Terkadang, hatiku benar-benar berat untuk berhenti melakukan apa yang dahulunya sering kita lakukan. Memandang mentari senja, mengukir … Lanjutkan membaca Hati Perempuan #part 2

Hati Perempuan #part 1

Perempuan sering mengatakan dia baik-baik saja. Nyatanya, dia menyimpan sejuta gemuruh dalam dadanya : sendiri saja. Saat ia berkata, "terserah", sebenarnya ia ingin kau memimpinnya, memutuskan apa yang perlu diputuskan, walau sepele dan bukan hal besar. Dalam banyak hal, ia ingin kau selalu terlibat dengan benar. Saat ia berkata, "jangan pulang terlalu malam", sebenarnya ia … Lanjutkan membaca Hati Perempuan #part 1

Skenario Allah

Akan ku serahkan semuanya pada Allah Tentang semua resah, gelisah nan gundah Tentang rasa yang kalah Tentang luka yang begitu parah Aku pasrah Sabarku telah menyentuh langit dari laut Aku tak ingin menjadi perahu tanpa penumpang Aku tak ingin menjadi pesawat tanpa pilot Jangan kau tanya kenapa Pada perahu yang hanyut dihempas ombak, pada pesawat … Lanjutkan membaca Skenario Allah

Kamu Boleh Lelah.

Kamu boleh lelah. nggak berarti kamu nggak bersyukur atas apa yang kamu punya dan tidak punya. nggak berarti kamu nggak ikhlas atas apa yang kamu kerjakan dan tidak kerjakan. nggak berarti kamu nggak sabar atas apa yang kamu hadapi dan tidak hadapi. lelah itu wajar. kamu manusia, bukan malaikat. hanya saja, kalau kamu lelah terus-menerus, … Lanjutkan membaca Kamu Boleh Lelah.